Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari disinformasi. Sebagai langkah nyata, melalui Balai Teknologi dan Informasi Pendidikan (BTIKP), Dinas Pendidikan hari ini Selasa, 23 Juni 2026 menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Whistle Blowing System (WBS) bagi Tenaga Pendidik dan Murid SMA/SMK/SKH se-Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang akan secara daring (online) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta partisipasi aktif seluruh warga sekolah dalam pengelolaan layanan aspirasi dan pengaduan masyarakat.
Seluruh warga SMK Negeri 2 Mantangai pun mengikuti sosilsasi ini dengan penuh antusias menggunakan TV interaktiv di Aula SMK Negeri 2 Mantangai .

Whistle Blowing System (WBS) merupakan aplikasi atau sistem penanganan pengaduan yang memberikan kesempatan bagi siapa saja—baik guru maupun siswa—untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran, penyimpangan, atau tindakan tidak terpuji di lingkungan sekolah secara aman dan rahasia.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan tenaga pendidik dan para murid tidak ragu lagi dalam memanfaatkan WBS sebagai saluran resmi untuk menyampaikan aspirasi demi perbaikan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah.
Selain fokus pada sistem pengaduan, agenda krusial lain dalam sosialisasi ini adalah edukasi pemanfaatan WBS untuk mencegah penyebaran informasi palsu (hoaks). Di era digital saat ini, sekolah sering kali rentan menjadi pintu masuk penyebaran berita bohong yang dapat memicu kegaduhan.

Melalui sistem WBS yang terintegrasi, warga sekolah dilatih untuk melakukan verifikasi informasi. Jika ditemukan adanya indikasi penyebaran hoaks atau informasi yang menyesatkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar, hal tersebut dapat dilaporkan dan ditangani secara cepat oleh pihak berwenang melalui sistem ini.
Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah berharap seluruh kepala sekolah, tenaga pendidik, dan perwakilan murid SMA, SMK, serta SKH (Sekolah Khusus) di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dapat mengikuti kegiatan daring ini dengan penuh antusias.
Dengan sinergi antara teknologi informasi yang dikelola oleh BTIKP dan partisipasi aktif dari warga sekolah, iklim belajar yang sehat, jujur, dan aman dari hoaks bukan lagi sekadar impian, melainkan fondasi kokoh bagi masa depan generasi muda Kalimantan Tengah.
Share to :